Customer service

Selamat datang di Blogger Herwandi Mahassiswa Kedokteran Universitas Tanjungpura

Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.Pemeliharaan kesehatan adalah upaya penaggulangan dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan, pengobatan atau perawatan termasuk kehamilan dan persalinan.Pendidikan kesehatan adalah proses membantu sesorang, dengan bertindak secara sendiri-sendiri ataupun secara kolektif, untuk membuat keputusan berdasarkan pengetahuan mengenai hal-hal yang memengaruhi kesehatan pribadinya dan orang lain.

Sabtu, 11 Oktober 2014

panduan Jurusan Kedokteran


KEDOKTERAN
“There are two object of medical education: To heal the sick. and to advance the science”
Charles Horace Mayo, dokter Amerika

Dari mana asal kata kedokteran?
Kedokteran atau yang dalam bahasa Inggris disebut medicine berasal dari kata medicus yang berarti dokter. Dokter berasal dari bahasa latin docere yang berarti yang mengabarkan, yang memberitakan atau guru.

Pengertian kedokteran?
Ilmu kedokteran adalah ilmu di mana kita akan banyak mempelajari tentang cara-cara mendiagnosis (analisa yang menghasilkan kesimpulan tentang penyakit yang diderita pasien) dan mengobati penyakit serta cara-cara mencegahnya.

Mengapa kedokteran bisa juga dianggap sebagai suatu seni?
Karena kedokteran selalu berhubungan dengan kehidupan manusia yang beragam dan selalu berubah dan dalam penerpannya perlu dipadukan pertimbangan dari berbagai aspek, seperti aspek medis, psikis, sosial, dan budaya.

Apa sih manfaat utama ilmu kedokteran?
Pencapaian kualitas hidup yang lebih baik dari segi fisik maupun mental.

Apa sih tugas utama seorang dokter?
Mendidik manusia lain supaya sehat dan memberitahukan jenis penyakit (diagnosis) yang diderita seseorang.

Ilmu dasar apa yang dipelajari dalam kedokteran?
Anatomi, ilmu mempelajari struktur tubuh manusia yang bisa dilihat dengan mata telanjang sampai sedetail-detailnya.

Biokimia, ilmu yang mempelajari tingkat molekuler dalam tubuh. Disini kita mempelajari molekul-molekul atom dan atom saling berinteeraksi melalui reaksi kimia, sehingga tubuh kita dapat berfungsi dan bertahan.

Biologi sel dan molekuler, ilmu yang membawa kita lebih jauh melihat bagaimana unit terkecil kehidupan tubuh kita. Termasuk belajar tentang kekebalan tubuh.

Genetika, Disini kita akan mempelajari bagaimana pewarisan sifat orang tua kepada anaknya mulai dari level molekuler (DNA, RNA, protein, dan kromosom) hingga level manusia seluruhnya.

Fisiologi, Fisiologi mengungkapkan bagaimana sesungguhnya tubuh kita bekerja dan bagaimana mekanismenya, sehingga kita bisa melihat, bicara, berlari, punya perasaan takut, dan hal-hal lain yang tidak pernah kita pikirkan sebelumnya.

Ilmu-ilmu perilaku, ilmu yang mencakup ilmu jiwa serta ilmu sosial lainnya bertujuan untuk mengembangkan diri seorang dokter supaya mampu menerapkan ilmunya secara holistik.

Etika atau tingkah laku atau cara bersikap seorang dokter, yaitu untuk menghindari pelanggaran yang telah menjadi kode etik seorang dokter, seiring dengan meningkatnya aplikasi ilmu kedokteran terutama menyangkut hal-hal seperti hidup dan mati, maka diperlukan suatu petunjuk atau arahan sikap bagi dokter agar dalam mempraktikan keahliannya dia tetap beretika.



Selain ilmu dasar tersebut, ilmu apa saja yang merupakan pendamping ilmu klinis (preklinis)?

Patologi, terdiri dari dua bagian yaitu patologi anatomi dan klinik. Patologi Anatomi mempelajari kelainan-kelainan organ tubuh baik dalam tahapan makro (perubahan gambaran organ dengan mata telanjang yang abnormal) maupun dalam tahapan mikro (tingkat kelainan yang terjadi di dalam sel) serta akibat-akibat yang dapat ditimbukannya. Sedangkan, patologi klinik mempelajari mengenai perubahan abnormal dari cairan tubuh. Termasuk di dalamnya adalah darah, air seni, liquor cerebrospinal (cairan otak), cairan getah bening, enzim, dan hormon tubuh sebagai akibat suatu kondisi abnormal tubuh.

Farmakologi, ilmu titik beratnya adalah perihal obat, yaitu bagaimana cara obat bekerja dan mempengaruhi tubuh kita, sehingga kita tahu apakah obat itu dapat mengobati atau malah menyakiti kita melalui efek samping maupun racunnya.

Farmasi Kedokeran. Dalam ilmu farmasi kedokteran lebih dititikberatkan pada pengetahuan seorang dokter mengenai penggunaan obat-obatan di dalam terapi. Adapun yang dipelajari didalamnya antara lain mengenai perihal peresepan perundang-undangan obatm bentuk sediaan obat dsb!

Mikrobiologi, ilmu yang mempelajari segala sesuatu mengenai mikroorganisme (bakteri, virus, dan jamur), terutama yang menimbulkan penyakit pada tubuh manusia, bahkan pembahasannya sampai dengan tingkat molekuler (DNA/RNA)

Parasitologi, ilmu yang mempelajari mengenai organisme yang bersifat parasit bagi tubuh manusia dalam bentuk mikro maupun kompleks. Seperti cacing, lalat, kutu, dll.

Oftalmologi (ilmu penyakit mata), cabang ilmu kedokteran yang berkonsentrasi pada penyakit mata

Otorhinolaringologi (Ilmu penyakit THT), ilmu yang yang berkonsentrasi pada penyakit-penyakit yang ada di telinga, hidung, dan tenggorokan.

Dermatovenerologi (ilmu kulit dan kelamin), Ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang kelainan kulit dan kelamin, mulai dari pembagian penyakit2 kulit dan kelamin hingga menyangkut terapi dan rehabilitasi.

Neurologi (ilmu penyakit saraf), ilmu yang berkonsentrasi menangani penyakit organik dan jaringan otak dan berupaya menyembuhkannya.

Psikiatri (Ilmu kedokteran jiwa), prinsip yang dipegang dalam ilmu ini adalah keyakinan bahwa manusia merupakan makhluk yang tersiri dari jiwa dan raga. Yang diobati bukanlah rasa sakit saja melainkan faktor-faktor lain yang memicu sakit tersebut juga disembuhkan.

Pediatri (ilmu kesehatan anak) , ilmu yang menyangkut status kesehatan bayi hingga anak usia pra-remaja (13-15 tahun).

Anestisiologi dan Ranimasi (ilmu mengenai pembiusan dan penyadaran kembali), ilmu yang sangat penting untuk tindakan operasi untuk mempertahankan tanda-tanda vital dalam keadaan normal selama operasi berlangsung. Ketidakstabilan tanda-tanda vital dapat mengindikasikan kegagalan tubuh dan dapat menuju kematian.

Interna (ilmu penyakit dalam( ilmu yang sangat luas cakupannya, melibatkan jantung, hati, ginjal, paru-paru dsb.

Ilmu bedah, Ketrampilan dasar yang wajib dimiliki oleh seorang dokter bedah adalah penggunaan scalpel (pisau bedah), di mana operasi tiap organ/ bagian tubuh tidak sama jenis sclpel maupun teknik pembedahan yang digunakan.

Obstetri dan ginekologi, ilmu yang mempelajari tentang penyakit pada alat reproduksi perempuan secara keseluruhan termasuk organ-organ tambahnnya termasuk juga tentang kandungan dan kebidanan (persalinan pada bayi).

Radiologi, adalah cabang ilmu kedokteran mengenai pencitraan (penggambaran) tubuh manusia untuk tujuan diagnosis maupun medis.

Ilmu kedokteran forensik, ilmu dalam bidang kedokteran yang melibatkan berbagai disiplin ilmu dengan ilmu kedokteran sebagai intinya. Adapun disiplin ilmu didalamnya sebagai berikut :hukum, kedokteran gigi, balistik dsb. Biasanya digunakan dalam visum et repertum untuk polisi dalam menangani suatu kejahatan yang berhubungan dengan manusia.

Spesialisasi apa saja yang ada dalam kedokteran?
1. Spesialisasi anak
2. Spesialisasi kandungan dan kebidanan
3. Spesialisasi penyakit dalam
4. Spesialisasi mata
5. Spesialisasi telinga, hidung, dan tenggorokan (THT)
6. Spesialisasi syaraf
Gelar apa sih yang akan diperoleh setelah lulus dari kedokteran umum?
Gelar kesarjanaan dari kedokteran agak berbeda dengan jurusan lainnya. Karena, setelah menempuh pendidikan teori selama 4 tahun untuk memperoleh gelar dokter mereka harus menempuj Ko Asistensi/magang di rumah sakit selama 2 tahun terlebih dahulu.
Karier Dan Dunia Nyata!
Kalau bicara tentang karir dari ilmu keokteran, maka kamu pasti akan membayangkan adalah jadi dokter rumah sakit, dokter praktik, dsb. Hal itu tidak salah, tetapi sebenarnya profesi dokter itu ditentukan oleh bidang yang digelutinya atau dikuasainya.
Dokter/Kedokteran Masyarakat
Seorang dokter menangani wabah, penyuluhan kesehatan, program-program kesehatan nasional, pengumpulan data statistik tentang kesehatan masyarakat, manajemen rumah sakit, asuransi kesehatan, dsb Profesi ini membutuhkan ketelatenan karena merupakan ujung tombak dalam mengupayakan kesehatan masyarakat.
Dokter Umum
Dokter yang tugasnya memeriksa pasien dan memberi obat kepada pasien, seorang dokter umum dapat membuka praktik sendiri atau membuka praktik di rumah sakit.
Dokter Peneliti
Dokter peneliti bertugas mengadakan suatu eksperimen di laboratorium yang menemukan obat-obatan baru maupun teknologi yang membantu dalam mendiagnosa dan terapi medis.
Bidang lainnya
Masih banyak profesi yang bisa dilakukan oleh dokter, misalnya menjadi dosen, manajer rumah sakit, pegawai kesehatan (Depkes), dan lain-lain.
Yang Perlu Diketahui
PTT (Praktik Tidak Tetap)
Umumnya, bagi seorang yang telah mendapat gelar dokter berhak mengajukan diri untuk menjadi dokter PTT yang bisa ditempatkan di mana saja di Indonesia. Masa PTT berkisar 3 tahun. Setelah itu, dokter bebas membuka praktik umum atau menjadi dokter di klinik atau rumah sakit negeri maupun swasta. Seorang dokter bisa mengambil pendidikan lanjutan apakah itu s2 dan s3 maupun Program Pendidikan Spesialis I (PPDSI) dan PPDS2. Spesialisasi yang diambil tergantung minat dan kemampuan untuk mengambil PPDSI seorang dokter harus lulus tes PPDS. Apabila diterima, maka dokter tersebut akan menjadi residen. Residen adalah dokter yang menjalani pendidikan untuk menjadi dokter spesialis.
Ilmu Keperawatan
Dalam kedokteran umum terdapat juga jurusan ilmu keperawatan yang bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang dapat memiliki kualifikasi pengetahuan, ketrampilan, dan sikap untuk melakukan tugas profesi keperawatan.
Ko Asistensi atau beberapa univ. yang menyebut dengan Dokter Muda
Ko-as adalah magang di rumah sakit untuk lebih mengenalkan dunia kedokteran kepada para calon dokter, Hal ini dimaksudkan agar nantinya pada waktu diterjunkan ke dalam dunia kedokteran sesungguhnya, mereka tidak kaget dan tidak canggung lagi. Jika hal ini terjadi maka akan sangat menyulitkan dokter itu sendiri dan juga orang lain (pasien) karena peran dokter di sini sangat vital, yaitu berhubungan langsung dengan nyawa manusia. Dalam Ko-as ini para calon dokter akan dibimbing oleh dokter pembimbing yang sudah ahli di bidangnya masing-masing. Ko-As dilakukan setelah lulus S1 untuk memproleh gelar profesi Dokter. Dalam pelaksanaan Ko-as ini, setiap calon dokter diberi pasien untuk didiagnosa dan dipelajari penyakitnya. Tetapi, tanggung jawab sepenuhnya di tangan dokter, Ko-As ini akan dilakukan pada setiap bagian yang ada di rumah sakit, setiap bagian yang ada di rumah sakit, seperti bedah, syaraf, forensik, dll. Ko-As biasanya dilakukan selam kurang lebih 2 tahun.
Kemampuan Penunjang
Kedisiplinan
Mengapa sangat penting kedisiplinan? Karena kedisiplinan menjadi suatu syarat mutlak yang dimilik. Hal ini karena nantinya kamu akan banyak berhubungan dengan nyawa dan kehidupan manusia secara langsung. Sehingga, jika kamu melakukan suatu kesalahan kecil saja, maka itu akan sangat berpengauh terhadap orang. Biasakannlah berdisiplin baik itu berdisiplin diri, disiplin ilmu, disiplin etika dan perilak. Karena hal tersebut sangat menunjang kamu nantinya dalam mendalami ilmu kedokteran.
Sikap Empati
Sebagai dokter, kamu akan banyak berhadapan dengan pasien yang sangat perlu kamu perhatikan baik secara lahirlah maupun batiniah. Bahkan, jika perlu menjadi sahabat bagi mereka. Hal ini menjadi sangat penting karena nantinya kamu diharapkan tidak hanya dapat mengobati, tetapi juga memberikan terapi di luar hal medis.
Keterampilan Berkomunikasi
Komunikasi sangatlah penting karena nantinya seorang dikter akan mendiagnosa suatu penyakit yang ada dan 80% diagnosa awal suatu penyakit ditegakkan dari komunikasi baik dengan pasien.
Logika
Logika disini adalah kemampuan untuk dapat menggabungkan ilmu-ilmu yang kamu miliki. Karena sangat mustahil untuk dapat menghafalkan semua ilmu yang diperoleh. Dengan logika yang baik, diharapkan kamu dapat menganalisa data-data yang kamu peroleh untuk dijadikan suatu analisa yang akurat dan tepat.
Pengambilan keputusan
Sebagai dokter, kamu diharpkan dapat mengambil keputusan yang cepat dan tepat, walau dalam kondisi yang menegangkan dan darurat sekalipun. Karena nanti mungkin saja keputusan yang kamu ambil akan berhubungan dengan hidup mati seseorang.
Mampu bekerjasama
Kamu diharapkan mampu bekerja sama dengan orang lain karena nantinya kamu akan banyak berhubungan dengan bidang-bidang lain yang mendukung. Kerjasama ini termasuk dapat menerima dan menghargai pendapat orang lain.
Perkembangan Ilmu
Pada zaman primitif, karena keterbatasan alat dan pengetahuan tentang ilmu kedokteran, mereka belajar ilmu kedokteran atau lebih tepatnya pada waktu itu disebut ilmu pengobatan secara turun-temurun atau berdasarkan pada pengalaman mereka dalam kehidupan tertentu. Jadi, pada waktu itu hanya orang tertentu saja yang bisa mengobati dan belum ada teknik-teknik tertentu.
Pada zaman Mesir Kuno pengetahuan tentang pengobatan tidak begitu mengalami perubahan yang besar karena ciri khas entang mitos masih ada. Misalnya, penggunaan azimat, dan mantra-mantra atau sihir. Selain masih dipengaruhi oleh mitos, mereka juga msih mendasarkan cara pengobatannya berdasarkan observasi dan pengalaman. Tetapi, ada satu perkembangan yang sangay mencolok pada waktu itu, yaitu ditemukannya cara pengobatan dengan menggunakan obat-obatan dari tumbuhan, seperti minyak jarak untuk suatu jenis penyakit dan asam tanic untuk luka bakar atau dengan tindakan fisik, seperti tindakan kompresi untuk pendarahan dan pengoperasian organ-organ yang sakit, seperti mata. Pada zaman ini pertama kali munculnya dokter dan juga munculnya ilmuwan yang berbeda dengan tukang sihir, dan dukun, yaitu pada 2600 SM. Dokter yang pertama kali bernama Imhotep (hidup sekitar 2600 SM), yang terkenal dengan ilmu penyakit dan ilmu mekanisme tubuh (fisiologi).
Pada zaman Babilona, pembelajaran dan ilmu pengetahuan berkembang cepat dibawah kekuasaan Raja Hamurabi. UU Hamurabi mengatur seluruh aspek rakyat saat itu, termasuk dukun/penyembuh, meliputi penyakit apa saja yang boleh mereka obati, bayaran yang berhak mereka peroleh dan juga sanksi yang akan dijatuhkan jika terjadi malpraktek. Pada saat itu, sudah ada perhatian khusus mengenai kesehatan masyarakat dan sanitasi, Pada zaman itu pertama kali ditemukan tablet untuk mengobati penyakit dan juga ditemukan lebih dari 50 jenis obta yang dibuat dari akar pohon, mineral, tumbuh-tumbuhan, biji-bijian pohon, dll yang dapat membantu mengobati orang yang sakit.
Di India ditemukan malaria, TBC, dan diabetes oleh dua dokter yang bernama Charaka dan Susruta pada sekitar 1500-1000 SM sedangkan di Cina, para dokter percaya bahwa penyakit itu timbul karena tidak seimbangannya dua kekuaran dalam diri manusia, yaitu Ying dan Yang. Obat-obatan dan berbagai macam perawatan dipakai untuk mengembalikan keseimbangan macam perawatan dipakai untuk mengembalikan keseimbangan ini. Ada sekitar 100 lebih jenis obat-obatan kuno yang berasal dari daun-daunan yang digunakan di Cina. Cina termasuk yang paling terkenal dan pasti tahu teknik pengobatan akupuntur yang masih dipakai sampai sekarang. Teknik ini pun sekarang digunakan juga oleh dunia kedokteran barat untuk membatnu penyembuhan pasien. Ilmu Kedokteran Cina (IKC) ini semuanya berdasarkan buku Nei Ching yang ditulis oleh kaisar Huang Ti di antara tahun 479 – 300 SM. IKC sangat ahli dalam perawatan luka, patah tulang, alergi, dan penyakit lainnya. Mereka mendiagnosa penyakit pasiennya dengan cara bertanya tentang gejala yang timbul, apa yang mereka makan, sakit yang dirasakan, dan dengan mengetes tekanan darah mereka.
Kebudayaan Yunani merupakan salah satu penyumbang terbesar dalam perkembangan ilmu kedokteran. Pada masa itu ilmu anatomi berkembang dengan baik, Diperoleh oleh Aristoteles dan Hipocrates dengan mendeskripsikan/menggolongkan penyakit dan pengobatannya secara sederhana yang sangat mempengaruhi perkembangan ilmu kedokteran pada waktu itu.
Pada zaman Romawi Kuno, orang Romawi untuk pertama kali memperkenalkan tentang kesehatan masyatkat dengan sistem sanitasi, pembuangan, limbah dan sitem pengairan pada masa itu.
Pada zaman kejayaan Islam, ilmu pengetahuan kedokteran berkembang pesat di bawah pemerintahan Islam. Reaksi-reaksi kimi dasar seperti sublimasi, kristalisasi, dan destilasi ditemukan pada masa itu. Juga istilah-istilah seperti alkohol, alkali, dan drug berasal dari bahasa Arab. Tokoh-tokoh kedokteran pada masa itu antara lain: Avicena/Ibnu Sina yang menulis buku yang berjudul The Canon of Medicine. Pada masa ini berkembang rumah sakit, seperti rumah sakit di Damaskus dan RS. Al Mansyur di Cairo. Al Razi (Rhazes) orang yang pertama kali mengidentifikasi penyakit cacar dan campak dan mengatakan darahlah yang bisa terjangkit penyakit ini.
Pada Masa Renaissance, ilmu anatomi semakin berkembang dengan adanya penelitian terhadap tubuh manusia yang dilakukan oleh Andreas Vesalius, Setelah menjadi profesor di Pavda University, Italia. Ia lebih percaya pengamatannya dan membuat buku anatoi. Dia didukung oleh William Harvey yang meneliti ulang pengamatannya.
Kedokteran Modern dimulai pada abad ke-17. Pada abad inilah kamu lebih banyak mengenal penemuan-penemuan baru yang kontroversial memicu berkembangnya ilmu kedokteran. Karena, pada abad ini ilmu kedokteran berkembang sangat pesat. Pada masa ini juga prinsip pelayanan kesehatan sudah ada, meskipun sangat sederhana. Contohnya penemuan adalah sistem peredaran darah, identifikasi terhadap perubahan warna merah, dan penumuan mikroskop pertama kalinya. Pada abad ke-18 penemuan-penemuan baru dalam kedokteran lebih bersifat medis. Seperti ditemukannya digitalis, yaitu obat jantung dan mulanya pengenalan ilmu tentang imunisasi. Pada abad ke-19 perkembangan ilmu kedokteran tumbuh dan berkembang dengan sangat pesat terutama ilmu kedokteran dasar, di luar ilmu anatomi. Contohnya adalah ilmu mikrobiologi, ilmu psikiatri, dll. Pada abad ke-20 perkembangan ilmu kedokteran lebih mengacu pada teknologi kedokteran. Ditemukannya CT-Scan, Sinar laser, dll yang dapat digunakan sebagai pendeteksi penyakit maupun terapi, sangat membantu dalam penegakan diagnosis dan penyembuhan. Selain itu, pengusaan teknik-teknik bedah transplantasi (pencangkokan) berkembang pesat.
DETAIL ORDER

Selasa, 07 Oktober 2014

ATLAS ANATOMI MANUSIA SOBOTTA VERSI 1.5

ATLAS ANATOMI MANUSIA SOBOTTA VERSI 1.5 (Sobotta Atlas Of Human Anatomy Version 1.5)


Hidup Mahasiswa Kedokteran
Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh 
 
kali ini saya share ebook namun lebih tepatnya sih dikatakan software karena tampilannya tidak seperti ebook. Siapa yang nggak kenal sama Om Sobotta? Om Sobotta demikianlah sebutan yang biasa digunakan oleh mahasiswa kedokteran yang telah belajar Anatomi Manusia.
Om Sobotta atau nama aslinya adalah Sobotta Atlas Of Human Anatomy adalah Atlas Anatomi Manusia yang paling banyak digunakan oleh kalangan Mahasiswa Kedokteran. Meskipun ada juga Atlas Anatomi Manusia seperti “Yokochi” yang juga sering digunakan oleh kalangan MK (baca: Mahasiswa Kedokteran). Atlas Sobotta dalam versi hardcopynya untuk saat ini yang edisi 23 saja sudah dibagi menjadi tiga jilid buku, kebayangkan kalau harus pikul atlas itu ke kampus. Jadi saya untuk kesempatan ini sengaja berbagi software ini untuk rekan-rekan Sejawat yang nggak mau repot-repot membawa Atlas seberat itu ke kampus, apalagi sekarang jamannya serba “mobile” , hehehe
Ini dia informasi mengenai Ebook tersebut :
Karena ukurannya yang besar maka saya sengaja membaginya menjadi enam bagian, untuk mempemudah downloadnya bagi rekan-rekan sejawat yang memiliki koneksi internet lowspeed. Format filenya dalam bentuk (.rar) jadi rekan-rekan sejawat mesti memiliki aplikasi tambahan untuk meng-extract keenam file tersebut menjadi satu folder yang berisi software Atlas Sobotta. Yang saya sering gunakan adalah aplikasi “WinRar” yang bisa rekan-rekan sejawat unduh di Om google atau terserah yang penting ada, hehehe 
Dibawah ini langkah-langkahnya : 
 1. Terlebih dahulu harus install aplikasi “WinRar” 
2. Kalau sudah punya, silahkan klik kanan pada file "SBTv1.5.part01.rar" 
3. Pilih "Extract here" 
4. Masukan password : “Hubungi Herwandi-08693400393/Fb: Herwandi Chuazza / TW : @Her_wan_di” (tanpa tanda petik) 
5. Kemudian tunggu sebentar, sampai progressnya selesai 
6. Maka akan muncul sebuah folder “Sobotta” hasil extract tadi, kemudian buka folder “Sobotta” tersebut 
7. Jalankan “Sobotta.exe” dan selesai ^_^ 
This application presents all illustrations and tables from the 13th English edition of the Sobotta Atlas . Over 1500 illustrations-detailed drawings made from dissections, cross sections, classical relational anatomy, and reproductions of modern imaging technique-cover the entire macroscopic anatomy of the human body and enable direct reference to clinical practice. Included are also more than 130 new drawings from original dissections.
The valid new Terminologia Anatomica was adopted entirely. FEATURES: Sketches of the cross section level and line of vision assist in the orientation References to the different directions or layers of adjacent illustrations interconnect them Tables of muscles and references allow systematic learning by heal.

Product Details :

·           Series / Serial : Sobotta Atlas Of Human Anatomy
·           Version / Versi : 1.5
·           Publisher / Penerbit : Lippincott Williams & Wilkins; (December 15, 2001)
·           Total Pages / Total Halaman : 1525
·           Language / Bahasa : English
·           Author / Pengarang : R. Putz, R. Pabst
·           Format : Application (.exe)
·           Size / Ukuran : 426 MB

ANTERIOR VIEW

www.roldusandy.com

DETAIL ORDER

Perjalanan Menjadi Seorang Dokter Merupakan Hal yang begitu Panjang

Perjalanan Panjang Mahasiswa Kedokteran

Saya ingin bercerita sedikit tentang lika-liku perjalanan menjadi seorang dokter.
Mungkin, ada yang sudah tahu, tapi banyak juga orang awam yang belum.
Jika Anda adalah golongan orang awam yang masih belum mengerti tentang lika-liku perjalanan yang harus ditempuh untuk menjadi seorang dokter, maka ada baiknya Anda harus membaca posting ini. Nah, untuk menjadi seorang dokter, Anda dituntut untuk mengikuti jenjang-jenjang berikut ini :

1. Kuliah Fakultas Kedokteran Umum
Bung, kalau Anda berpikir untuk menjadi dokter spesialis akan langsung menempuh kuliah kedokteran sesuai bidang spesialis yang Anda minati, maka Anda salah. Karena, kuliah kedokteran selalu dimulai dari tahap dokter umum. Ibaratnya, dokter umum itu sama dengan S1, sedangkan dokter spesialis sama dengan S2.
Tahap Kuliah di Kedokteran Umum ini ditempuh minimal 3,5 tahun. Setelah lulus, Anda akan mendapatkan gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked). Dalam tahap ini Anda akan dibekali dengan pengetahuan kedokteran secara umum. Anda belum menyentuh pasien sama sekali. Kecuali pada saat skill lab (pelatihan keterampilan skill dokter), Anda akan dilatih untuk menyentuh prototipe pasien (berupa boneka/manikin, atau teman Anda sendiri). Misal, saat skill lab ada pelatihan suntik, jadi Anda akan bergantian menyuntik teman Anda, dan Anda akan disuntik oleh teman Anda.
Foto saya saat Wisuda Sarjana Kedokteran
Setelah bergelar Sarjana Kedokteran, Anda masih belum boleh buka praktek. Karena, Anda sama sekali tidak bergelar dokter. Dan Anda sama sekali masih belum punya skill untuk menangani pasien secara langsung.
Anda boleh hanya berhenti sampai tahap S.Ked lalu melanjutkan S2. Tapi S2 yang Anda ambil hanya terbatas pada ilmu lain di luar kedokteran spesialis. Misal seperti S2 Kesehatan Masyarakat dan lainnya yang tidak berkenaan dengan spesialistik kedokteran (spesialis Anak, Obsgyn, dan lainnya).
Anda juga bisa melamar menjadi dosen pasca Sarjana Kedokteran. Jadi Anda tidak perlu melanjutkan Pendidikan Profesi untuk memperoleh gelar Dokter. Tapi, jaman sekarang, sangat sulit mencari pekerjaan menjadi dosen hanya dengan titel Sarjana Kedokteran. Ya, tapi itu kembali lagi kepada pilihan hidup Anda.

2. Pendidikan Profesi Dokter Umum (Koass)
Pada tahap ini, Anda akan melewati tahap terberat dari seluruh tahap pendidikan kedokteran.
Tahap ini dapat dilewati minimal 2 tahun (itu kalau Anda memiliki nasib yang beruntung, etika yang mutlak harus bagus, dan otak yang encer). Di tahap inilah Anda mulai memegang pasien secara langsung, dan Anda mutlak harus menerapkan ilmu kedokteran yang Anda dapat selama 3,5 tahun pada tahap S.Ked langsung kepada pasien.
Bisa dibayangkan jika dalam 3,5 tahun S.Ked Anda tidak serius belajar, maka saat Koass, Anda pasti keteteran. Maka jangan pernah menganggap remeh kuliah di kedokteran. Sekali Anda keteteran di tahap awal, maka di tahap berikutnya Anda pun akan terseok-seok. Kecuali, Anda bisa belajar dengan begitu gigih di tahap ini untuk memperbaiki kesalahan Anda di tahap S.Ked.
Perlu diketahui, di tahap Koass, yang paling diutamakan adalah Etika, Etika, dan Etika. Apabila Anda merasa diri Anda sudah cukup sopan, tapi belum tentu Anda dianggap sopan oleh para dokter senior yang membimbing Anda selama Koass. Itu artinya, sopan saja tidak cukup, tetapi Anda harus Sangat Sangat Sopan (S3).
Jangan pernah berpikir jika Anda ingin menjadi preman, bertindak seenaknya saat jadi mahasiswa kedokteran. Maaf, jika Anda berpikir demikian, Anda harus segera mengurungkan niat Anda untuk menjadi seorang dokter. Dapat saya pastikan, jika Anda sengak, eror, tidak beretika, meskipun Anda jenius seperti Einstein, Anda tidak akan pernah lulus menjadi seorang dokter. Sudah dapat saya pastikan Anda akan menjadi bulan-bulanan para dokter senior saat tahap Koass.
Kenapa Etika begitu penting dan di atas segala-galanya? Karena, kemampuan Anda berbuat S3 (Sangat Sangat Sopan) saat Koass dapat menjadi paramater bagaimana Anda bersikap saat menjadi dokter kelak. Jika saat koass saja Anda sudah tidak beretika, apalagi ketika Anda menjadi dokter dan menangani pasien Anda. Ingat, dokter itu adalah pekerjaan mulia, dan diperlukan orang yang berakhlak mulia pula dalam melakukan pekerjaan ini. Gak ada tuh yang namanya anak kedokteran rusuh, gondrong, rusak.

3. Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI)
Baik, jika Anda sudah berhasil melewati Koass (yang merupakan tahap tersulit), maka Anda harus mengikuti tahap berikutnya yaitu UKDI. Anda sudah UAN khan? UAN adalah ujian nasional untuk kelulusan SMA. Di Kedokteran pun mengenal hal demikian. Anda bisa mendapat gelar dokter, jika dan hanya jika Anda lulus UKDI.
Jangan Anda bayangkan UKDI itu semudah UAN. Maaf jika saya harus mengatakan bahwa UAN itu mudah. Karena memang pada kenyataannya UAN memiliki kualitas soal yang sangat dasar, yang sebetulnya alangkah malunya bangsa kita jika saat UAN pun harus mencontek. Baiklah kembali ke topik, yaitu UKDI.
Dapat saya pastikan, soal UKDI akan sangat teramat sulit. Dan dapat saya pastikan pula, setiap UKDI pasti ada mahasiswa kedokteran yang tidak lulus dan akhirnya tertunda untuk mendapat gelar dokter.
Itulah mengapa untuk masuk Fakultas Kedokteran Umum diperlukan standar yang tinggi. Gak sembarangan orang bisa masuk (kecuali Anda masuk lewat jalur jalur hitam yang sebetulnya akan merugikan diri Anda sendiri). Sebelum Anda masuk kedokteran, saya sarankan agar Anda membenahi diri. Jika Anda memang berniat kuat, maka belajarlah sungguh sungguh. Buatlah diri Anda memiliki standar yang memang pantas untuk masuk kedokteran. Masalahnya, jika Anda tidak memiliki standar yang pantas, dan Anda kebetulan saja (atau lewat jalur hitam) bisa masuk kedokteran, diri Anda sendiri yang akan rugi. Apakah Anda mau berlama lama kuliah di kedokteran sampai tua dan tidak lulus lulus? Saya peringatkan, kuliah di kedokteran itu BERAT, Bung.
Mungkin Anda bisa lolos di tahap S.Ked dan Koass. Tapi, tahap UKDI, belum tentu. Justru di tahap inilah penentu segalanya (seperti UAN saat SMA).
SIstem UKDI adalah : Anda akan menjawab soal lewat komputer. Setiap soal anda diberi waktu 1 menit. Ketika 1 menit berlalu, soal akan langsung berubah ke soal berikutnya. Dan, Anda tidak bisa kembali ke soal sebelumnya.
Susah khan? Dan ditambah lagi, setiap soal itu merupakan soal analisa kasus. Yang sangat kompleks. Yang tidak bisa Anda jawab hanya dengan kemampuan menghafal. Tapi, jika selama tahap S.Ked dan Koass anda lalui dengan baik dan dengan giat, maka Anda tidak akan kesusahan melewati UKDI ini.

4. Sumpah Dokter
Jika Anda dinyatakan lulus UKDI, maka Anda mengikuti Sumpah Dokter. Dengan prosesi Sumopah Dokter inilah maka Anda akan resmi bergelar dokter umum. Itu baru dokter umum, Bung. Sampai tahap ini pun Anda belum mendapat izin praktek. Masih ada tahap berikutnya yang harus Anda lalui agar Anda bisa praktek (baik di tempat pribadi maupun di klinik).

5. Internship
Internship dilalui selama 1 tahun. Terdiri dari 8 bulan Rumah Sakit, dan 4 bulan di Puskesmas.
Selama internship, Anda dituntut untuk menangani kasus dalam jumlah tertentu. Misal, Anda harus menangani 100 kasus diare dalam 1 tahun (dan kasus lainnya dengan jumlah yang berbeda beda), maka Anda akan dinyatakan lulus internship. Jika dalam 1 tahun Anda tidak mendapat 100 kasus diare, maka Anda tidak lulus Internship, dan harus memperpanjang Internship Anda sampai Anda memenuhi jumlah kasus yang seharusnya.
Setelah lulus Internship, alhamdulillah, artinya Anda sudah bisa membuka praktek. Tapi sebetulnya banyak surat2 yang harus diurus untuk membuka praktek ini, tapi tidak akan saya jelaskan disini, karena nanti Anda akan tahu sendiri setelah Anda kuliah di kedokteran.

6. Pegawai Tidak Tetap (PTT)
Tahap ini tidak wajib. Tapi, bagi Anda yang ingin mengambil program spesialis maka Anda sangat disarankan untuk melalui tahap ini. Biasanya PTT selalu diambil di daerah terpencil. Mengapa harus PTT di daerah terpencil?
Sebab, beberapa universitas besar seperti UI, UGM, sangat memprioritaskan dokter yang sudah punya pengalaman PTT untuk mengambil spesialis di almamater mereka. Jadi, jika Anda berniat mengambil program spesialistik, sebaiknya Anda harus PTT. Meskipun tidak mutlak, tapi dengan jalan inilah akan membuka peluang Anda untuk bisa mengambil pendidikan spesialis. Biasanya, PTT ini dilalui selama 1-2 tahun. Gaji-nya pun tergolong besar. Jika Anda mengambil di tempat terpencil, biasanya Anda akan menerima gaji pokok sebesar 3 juta dan tunjangan sebesar 4 juta (Total 7 juta per bulan).

7. Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS)
Jika Anda sudah PTT dan ingin mengambil spesialis, maka segeralah persiapkan diri Anda untuk mengikuti PPDS. Setiap jurusan PPDS memiliki jangka waktu pendidikan yang berbeda beda. Tapi, untuk tahap PPDS ini sangat teramat banyak syarat mutlak yang harus Anda penuhi. Misal, TOEFL minimal 550, IPK minimal 3,0, dan lain lainnya.
Saya rasa, untuk tahap ini saya tidak perlu menjelaskan panjang lebar. Karena, Anda akan tahu dengan sendirinya ketika Anda sudah menjadi bagian dari keluarga besar Fakultas Kedokteran.
Baiklah, sekian dulu.
Buat adik2 SMA yang masih bingung mau masuk mana, jika kamu memang ingin masuk kedokteran, maka pesan saya :
“Pikirkan matang2. Jika kamu hanya ingin kuliah kedokteran karena Gengsi, atau karena Materi, maka sebaiknya urungkan niatmu. Kuliah kedokteran itu susah dik, gak gampang. Butuh waktu 10 tahun lebih untuk bisa kuliah hingga menjadi dokter spesialis. Kuliah kedokteran dibutuhkan ketulusan hati. Selain dibutuhkan otak yang memnuhi standar, dibutuhkan pula keikhlasanmu. Kamu harus betul-betul ikhlas untuk menjadi seorang dokter. Bukan karena kamu ingin kaya. Jadilah dokter yang siap ditempatkan di manapun, ditempat sangat terpencil di ujung Indonesia sekalipun. Karena dokter, adalah pekerjaan mulia yang memang bertujuan untuk memperbaiki kesehatan bangsa. Kalau kamu mau jadi dokter tapi maunya kerja di kota saja, artinya kamu sudah menghianati ketulusan dari profesi dokter itu sendiri.”
DETAIL ORDER